Teknologi
Menkominfo minta operator untuk konsolidasi

Menkominfo minta operator untuk konsolidasi

Menkominfo minta operator untuk konsolidasi

Menkominfo-minta-operator-untuk-konsolidasi

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mendesak operator untuk melakukan konsolidasi dalam persaingan yang semakin ketat di industri layanan telekomunikasi.

Langkah ini dianggap efektif bagi Rudiantara untuk mengurangi kerugian sejumlah operator dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan merasionalisasi jumlah operator di Indonesia.

“Untuk meningkatkan industri, saya membantu mengurangi kerugian jika saya tidak menderita kerugian setiap hari,” kata Rudiantara setelah seminar nasional tentang “Menemukan tarif data yang ideal” di Jakarta pada hari Rabu.

Menteri Komunikasi dan Informasi mengatakan bahwa pemerintah akan mencari opsi hukum untuk bertindak lebih tegas. Bahkan, pemerintah akan menyetujui pencabutan jika operator tidak mau melakukan konsolidasi.

“Peringatan itu, yang berbeda tujuh hari kemudian, harus ditarik,” kata Rudiantara.

“Jadi jika sudah tegas, mungkin tiga bulan sebelum aman, kami akan mengumumkannya setiap hari, jika perlu saya akan berbicara dengan media setiap hari,” lanjutnya.

Menurut Rudiantara, peraturan konsolidasi akan ditetapkan tahun ini.

Dia mengatakan rencana konsolidasi operator sudah ada sejak tahun lalu.

“Keputusan tahun ini sudah pasti, tetapi sosialisasi dilakukan secara bertahap, dan masyarakat perlu tahu,” katanya.

Skema untuk menggabungkan rencana tersebut berlaku tidak hanya untuk operator seluler, tetapi juga untuk BWA (Akses Nirkabel Pita Lebar).

Untuk informasi Anda: Lima operator BWA adalah PT Telkom, PT Indosat Mega Media (IM2), PT Jasnita, Internux / Bolt (Grup Lippo) dan Berca Hardaya Perkasa (Grup Murdaya).

Pada kesempatan yang sama, Alexander Rusli, CEO Indosat Ooredoo,

mengatakan bahwa konsolidasi logis memang diperlukan.

Menurut Alex, kemungkinan perang harga akan lebih kecil sebagai hasil dari konsolidasi, dan negosiasi dengan pemasok akan lebih tinggi.

Namun, Alex mengatakan bahwa konsolidasi yang akan mempengaruhi jumlah operator

menjadi lebih ramping dikhawatirkan operator akan melakukan apa yang mereka inginkan, yang akan merugikan pelanggan.

“Jadi peran regulator diperlukan untuk menemukan titik setimbangnya,” katanya.

 

sumber :

https://calondr.com/

 

jasa penulis artikel seo