Giliran Vivaldi Tuduh Microsoft Lakukan Monopoli Dengan Edge

Microsoft dalam beberapa saat paling akhir terakhir hadapi dakwaan praktek monopoli dengan Windows dan browser Edge-nya. Kelihatannya, mereka kembali hadapi dakwaan monopoli baru, dan ini kali tiba dari pesaing browser mereka, yaitu Vivaldi. Belakangan ini, CEO Vivaldi Jon von Tetzchner tuliskan banyak hal mengenai praktek yang sudah dilakukan Microsoft.

Vivaldi menulis sebuah upload website yang lumayan panjang yang mengarah pada strategi Microsoft dengan judul “Microsoft kembali lagi ke trick lama untuk menaklukkan pesaing Edge”.

Giliran Vivaldi Tuduh Microsoft Lakukan Monopoli Dengan Edge

Dalam posting itu, Tetzchner menyebutkan jika strategi Microsoft itu dilaksanakan supaya beberapa orang berpindah ke browser Edge, dan sama seperti yang kemungkinan sudah anda prediksikan, beberapa pesaingnya juga geram.

Strategi yang disoroti itu ialah saat Microsoft jadikan benar-benar susah untuk pemakai untuk berpindah dari Edge sebagai browser standar mereka, dan memaksakan pemakai untuk selalu menggunakan Edge saat coba memasangkan browser lain. Tetzchner juga alami ini, saat ia ingin memasangkan browser Vivaldi di computer Windows kepunyaannya. Ia disongsong oleh beberapa referensi dan pop-up penawaran Edge.

“Sesudah mengambil dan memasangkan Vivaldi, saya selanjutnya ingin menjadikan sebagai browser standar. Tetapi Microsoft tidak berserah demikian dengan cepat. Microsoft tidak mau anda stop memakai Edge . Maka mereka juga lakukan beberapa trick seperti jadikan langkah berpindah browser jadi benar-benar susah. Ini berada di Windows 10, dan Windows 11 juga tambah jelek kembali,” ungkapkan von Tetzchner.

Menurut Tetzchner, praktek seperti ini memperlihatkan jika Microsoft sedang stres berat, dan ini bukan sikap perusahaan yang yakin jika mereka sedang meningkatkan browser yang powerfull. Ini ialah wujud sikap perusahaan yang salah gunakan kemampuannya untuk memakai produk bikinan mereka, karena mereka dapat.

Kelihatannya, CEO

Kelihatannya, CEO Vivaldi itu akan ambil perlakuan kelanjutan, supaya Microsoft tidak dapat meraih kemenangan dengan strategi seperti ini. Supaya pemakai dapat semakin bebas untuk pilih browser yang mereka harapkan di Windows.

Akan bagus sekali, bila nanti benar ada perlakuan hukum atau interograsi sesudah Vivaldi bernada. Karena Microsoft sekarang ini sedang manfaatkan kekuasaan atau ambil peluang untuk lakukan praktek monopoli pada produk-produknya.

Lihat Juga:

rumus.co.id
rumusrumus.com
materibelajar.co.id
rumusbilangan.com
majalahpendidikan.com
pelajarindo.com
resonansi.id
rsiarespati.co.id
tiarakasihbunda.co.id
rumussoal.com
audiopromedia.co.id